hEy fRieNd’s………

BOCCAHWeLcOme to siBocCah’feLix………

d’SiNi U seMua bisa taU teNtang gW

seMua cURhatan gW, HobBy, ciTa2, keBiasaN gW…….
poKOnya byK bGt dah yG nanti y lu tau tenTang gw……….. n’ tenTu y dR siNi seMua Lu2 sMua biSa taU kaRakter diRi gW kaya apa……. hehehe

seBeLum lu2 seMua paDa kaSih cOment teNtang gW Lu kuDu,
wajib baCa dUlu……. eEett,. pi kaLO yG raHaSia jGn d’baca y… heheoOya, bUat seMua soBat2 gW d’manapUn dikau beRada ., ku mohon dgan saNgat dO’a kan aKu daN temaN2 saTU agKatan 08/09 y., sUpaya LULUs uJian.,……..aMiieNn…….(eett., tUnggu doeLoe do’ain y yG tULUs n iKLas y……… ‘heheh)

TIPS CARA MENAHAN EMOSI…………..”

Bagaimana cara menghilangkan Amarah ataU eMosii…..???Rasulullah memberikan beberapa resep yang bisa kita amalkan.

PERTAMA bila engkau marah bacalah taawwudz (a’udzubillahi minasy syaithaanir rajiim). Karena pada hakikatnya perasaan marah adalah dorongan dari syetan. Hal ini dinyatakan dalam hadits berikut.Dua orang saling mengejek didekat Nabi Shallallahu alaihi wasallam, lalu salah seorang darinya mulai marah. Nabi Shallallahu alaihi wasallam memandang kepadanya, dan berkata, “Sungguh aku ingin mengajari suatu ucapan yang seandainya ia ucapkan tentu hal itu (kemarahannya) akan hilang darinya. Yaitu aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.” Lalu seorang yang mendengar (perkataan) Nabi tersebut berdiri dan menghadap orang tersebut dan berkata,”Apakah kamu mengerti pernyataan Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam tadi?” ia menjawab,”Apakah kamu pandang saya ini gila?” (Riwayat Muslim).

KEDUA, bila engkau marah, maka berusalah untuk diam atau tidak banyak bicara, sebagaimana sabda Nabi Shallallahu alaihi wasallam,“Apabila salah seorang di antara kamu marah, maka diamlah!” (Riwayat Ahmad)

KETIGA, bila engkau marah dalam keadaan berdiri, maka duduklah. Bila duduk masih marah, maka berbaringlah. seBagaimana sabdah Nabi Shallallahu alaihi wasallam……“Maka apabila salah seorang diantaramu marah dalam keadaan berdiri,duduklah, dan apabila dalam keadaan duduk, berbaringlah!” (Riwayat Abu Daud).

KEEMPAT, bila ketiga upaya diatas belum membuahkan hasil, maka berwudhu’lah, sebagaimana sabda Nabi Shallallahu alaihi wasallam,….“Sesungguhnya marah itu dari setan dan setan terbuat dari api, dan api hanya bisa dipadamkan oleh air. Oleh karena itu, apabila seorang diantara kamu marah, maka berwudhu’lah!” (Riwayat Abu Daud).

~ by siboccahfelix on March 3, 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: